Selasa, 24 November 2015

Seminar Nasional Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil 2015





Program Kerja Seminar Nasional yang dilaksanakan pada tanggal 14 November 2015, di Gedung E2, Graha Cendekia, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang tidak lepas dari dukungan dari berbagai pihak. Kami selaku pihak panitia mengucapkan banyak terimakasih kepada Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, serta Bapak/Ibu Dosen Jurusan Teknik Sipil yang telah membimbing kami pengurus Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil sehingga kami dapat mengadakan acara Seminar nasional.
Terima kasih juga kepada PII dan DNA Group yang telah membantu terlaksanya acara. Seminar nasional merupakan salah satu program kerja yang masuk ke dalam serangkaian acara Gebyar Kreatifitas Mahasiswa Sipil 7. Seminar Nasional Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil 2015 mengangkat tema “ Implementasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dalam upaya Meningkatkan Kompetensi Sarjana Teknik untuk Pembangunan Indonesia melalui Jasa Konstruksi “. Acara tersebut dihadiri Dekan Fakultas Teknik, Bapak Dr. Nur Qudus M.T untuk membuka seminar nasional secara resmi. Hadir pula jajaran birokrasi jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang , Sekretaris Jurusan Teknik Sipil, Pembina Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil, dan beberapa dosen Jurusan Teknik Sipil UNNES.

Seminar Nasional yang diadakan Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UNNES ini mengundang bapak Dr. Ir. Endrotomo M.T selaku Ketua Tim Penyusun KKNI Dikti Nasional dan bapak Ir Wisnu Suharto, Dipl, HE, IPU, ACPE selaku Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Wilayah Jawa Tengah dengan moderator bapak Ir. Agung Sutarto M.T selaku Dosen Jurusan Teknik Sipil UNNES. Acara tersebut mampu membuat peserta tertarik untuk mengikuti materi dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan. Pada seminar nasional kali ini bapak Dr. Ir. Endrotomo M.T menjelaskan bahwa standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan ketrampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran. Hal ini tentunya dijalankan bersama bukan hanya DIKTI. Kemudian hal itu juga disepakati oleh bapak Ir. Wisnu Suharto Dipl, HE, IPU, ACPE yang mengatakan bahwa KKNI sangat dibutuhkan untuk meningkatkan jumlah insinyur Indonesia untuk mengurangi kebutuhan insinyur asing. Seminar Nasional yang dihadiri peserta dari berbagai kalangan menghasilkan kesimpulan bahwa KKNI yang terdiri dari berbagai jenjang sangat diperlukan guna menghasilkan lulusan yang berkompeten dan mampu menghasilkan insinyur yang siap bersaing dalam Masyarakat Ekonomi Asean 2015.